11 ALASAN KENAPA HARUS MEMILIH DWI-UDDINDisclaimer: Tulisan ini

11 ALASAN KENAPA HARUS MEMILIH DWI-UDDIN

Disclaimer: Tulisan ini dibuat tanpa persetujuan tim kampanye Dwi-Uddin dan merupakan pendapat pribadi pemilik blog ini. Penulis bukan anggota tim kampanye Dwi-Uddin.

1. Saya ingin kota Malang menjadi milik warganya. Bukan milik partai. Bukan milik orang yang serakah, rakus dan tamak dengan dunia, sehingga membiarkan banyak ruko, mall, dan apartement berdiri tanpa memperhatikan dampaknya untuk lingkungan. Karna dalam keyakinan saya, ketika kota Malang ini dipimpin oleh orang yang salah dan tidak amanah, maka jangan kaget kalo ke depannya akan banyak aset kota kita yang di jual.

2. Tagline “Malang Rumah Kita”. Adalah ajakan yang sangat bersahabat, warga tidak lagi diposisikan sebagai peminta-minta, melainkan mitra/partner. Dwi-Uddin sadar bahwa untuk memperbaiki kota Malang mustahil dilakukan tanpa keterlibatan aktif warga dan semua pihak. Oleh karna itu kita harus menjadikan Malang sebagai Rumah Kita. Rumah yang Aman dan Nyaman untuk ditinggali.

3. Konsep Blak-Blakan APBD. Merupakan konsep yang Unik, Ora Umum, namun Sangat Berani dan akan membuat panas orang-orang yang kerjaane “nyelintuti” uang rakyat. Pertanyaannya, bersediakah kita membantu Dwi-Uddin mewujudkan itu?? Jawabannya ada pada tanggal 23 Mei nanti. Saya berdo’a mudah-mudahan Anda adalah orang yang juga peduli dengan nasib kota Malang. Kota kita bersama. Inilah saatnya dana APBD triliunan itu disalurkan sebagaimana mestinya.

4. Pengenalan nama kandidat Dwi-Uddin kepada masyarakat ngga 4L4y, ngga disingkat-singkat dan ngga mekso. Beda banget sama kandidat yang laen.

5. Pemilihan Dwi Cahyono kepada partnernya Muhammad Nur Uddin dilakukan tanpa adanya paksaan. Melainkan karna pemahaman tentang independennya berada pada level yang sama dan sama-sama ingin memajukan kota Malang. Jadi bukan karna proses penjodohan seperti pasangan kandidat yang laeeeenn.. Hha *Jaman Siti Nurbaya wis liwat le’..!!

6. Pengalaman Dwi Cahyono yang pernah menjabat menjadi ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Jatim, meyakinkan saya bahwa kelak kota Malang akan menjadi kota yang tidak hanya indah, tapi juga menawan. Dadi ga usah nggumon le’ mben2 syutinge FTV akeh nde Malang. Hha

7. Beliau adalah budayawan, saya yakin bahwa gebrakan-gebrakan, dan inovasi yang akan dilakukannya akan membawa kota Malang mampu bersaing dengan kota budaya seperti Jogja dan Solo.

8. Kepedulian Dwi Cahyono kepada lingkungan dan hal-hal yang mungkin orang sering abaikan, menjadikan warga Malang bersedia untuk ikut berpartisipasi aktif dalam memajukan kota ini bersama-sama. Contohnya Program Kerja Bakti Budaya.

9. Dwi-Uddin memiliki Rekam jejak yang teruji. Liat slogannya, TIDAK KORUPSI. Lha gimana mau korupsi, utang modal dari partai aja engga.. Jadi ga ada beban buat balikin modal dooonk!! Hha

Independent itu hutangnya cuma sama warga, jadi pengabdian tulusnya itu yang kita tunggu-tunggu..

10. Sejauh pengamatan saya dari media massa dan online media, hanya Dwi-Uddin yang blusukannya bener-bener menyerap aspirasi warga. Ga caper, dan ga Setor Muka. Ga percayaaaa, mari kita bandingkan bersama-sama, lebih banyak siapa yang beriklan di media massa?? Pasti Anda tau jawabannya..

Itu tidak lebih karna mereka yang iklannya banyak khawatir kalah populer di mata warga.. Beda toh, sama Dwi-Uddin yang memang murni TULUS mendatangi warga, hingga akhirnya warga lah yang mempopulerkan mereka berdua..

11. Dwi-Uddin adalah calon independent. Mereka ga punya tanggungan, ga punya kewajiban, dan ga bisa diatur sama Partai. Itu PENTING!! Apalagi menjelang pemilu 2014. Udah so pazti kalo kandidat dari partai bakalan ikut kampanye buat ngiklanin Capres partainyaaa. Ga fokus ngurus warga deeehh..

Daaaann…
Tanggal 23 Mei 2013, mari jalan bersama
Anda dan saya
Saya akan menggunakan kemeja polos lengan panjang dan menggulung lengannya.
Ingin seperti Dwi-Uddin yang memang khas bergaya demikian.
Bersama kita ke bilik suara. Coblos nomor 1.
1 menit , untuk 1 periode awal yang lebih baik.
Inilah momentum kita, untuk memilih yang benar, untuk membuat perubahan.
Kita buktikan.
Kota Malang untuk kita.
Kota Malang untuk warga.